Rabu, 17 Juni 2009

KenDaLa daLam RemasTeriNg. .

  • Developer

Kendala para developer diantaranya adalah sebagai berikut :

a. Kesulitan mengganti usplash pada saat loading pertama.

b. Menghilangkan “about Ubuntu” yang terletak pada system.

c. Menentukan apa yang akan di install, karena setelah ada beberapa aplikasi yang sudah di install ternyata spacenya tidak mencukupi.

  • Designer

a. Hampir tidak ada kendala dari para designer, kendalanya adalah adalah terlalu banyak design dari berbagai sumber sehingga bingung mau memakai yang mana.

  • Documentator

a. Sering tidak mendapat screenshot, karena developernya terlalu bersemangat sehingga kelupaan print screen.

  • Comunicator

a. Keterbatasan koneksi internet.

b. Adanya miss comunication antara sesama comunicator.

PROTECTED BY :

kEVin 006 RuDHiKa 034 kanDY 036 FAisaL 046 SUdhARYAna 059

ALDi 069 RennY 115 RiYOno 121 ImmASh 123

LAila 140 ViviD 148


EMoOS

Spesifikasi EMoOS

Kalian gak perlu bingung ketika pertama kali mengoperasikan EMoOS, karena pada EMoOs ini tidak terdapat perbedaan yang signifikan bila dibandingkan dengan linux Ubuntu. Perbedaan yang paling mendasar antara EMoOS dan ubuntu adalah aplikasi-aplikasi software yang terdapat di dalam Linux EMoOS ini. kami mengisi beberapa aplikasi-aplikasi yang berhubungan dengan MUSIK sesuai dengan tema remastering kami yaitu ''EMoOS ( Express Music on Open Source)"

pada dasarnya kelompok kami kebingungan tapi karena kerja keras dari 10 kepala yang memiliki OTAK yang cermelang yang juga menguasahi MUSIK khususnya.

Spesifikasi EMoOS antara lain adalah sebagai berikut :

Prosesor : PC (Intel x86), PC 64-bita (AMD64), PowerPC (Apple iBook dan Powerbook, G4 dan G5), Sun UltraSPARC dan T1 (Sun Fire T1000 dan T2000)

Memori : RAM 256Mb

Volume disk : 4Gb



Sekilas tentang Ubuntu 9.04

Bulan lalu, Ubuntu kembali merilis sistem operasi versi terbarunya yakni Ubuntu 9.04, yang diberi codename Jaunty Jackalope (JJ). Sebagai pengguna Ubuntu yang up-to-date, saya telah menunggu-nunggu rilis ini berharap ada kejutan yang menarik dari versi Ubuntu terbaru ini. Akhirnya setelah dirilis juga pada tanggal 23 April, saya segera mendownload file iso-nya dari releases.ubuntu.com untuk sekedar dikoleksi. Lalu, beberapa hari kemudian saya lakukan upgrade via jaringan untuk mengubah Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex) saya ke Jaunty Jackalope.


Upgrade via jaringan ini sangat mudah, yang dibutuhkan hanyalah koneksi internet yang reliable dan kesabaran. Caranya adalah sebagai berikut:

$ sudo gedit /etc/apt/sources.list
tekan ctrl+H, ubah "intrepid" menjadi "jaunty", lalu simpan
$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get dist-upgrade

Kelebihan Ubuntu 9.04 :

  • Waktu booting lebih cepat
Banyak pengguna lain yang mengklaim waktu booting kurang dari 20 detik, bahkan ada yang kurang dari 10 detik (setelah fresh install). Sedangkan waktu booting saya masih sekitar 45 detik (dari grub sampai ke login screen), tambah 15 detik lagi dari login sampai desktop siap kerja (sampai cpu usage-nya stabil). Mungkin ini karena sudah banyak sekali aplikasi dan service yang terinstall di laptop saya ;D.
  • Tampilan baru
Desktop theme baru
Ada 3 theme baru yang disertakan di JJ, yakni Dust, Dust Sand, dan New Wave.
  • Menggunakan kernel Linux 2.6.28, yang mana sudah mendukung jenis partisi Ext4
Memasukkan OpenOffice.org 3 (*basbang*)
Software baru: Computer Janitor
Meskipun hanya ada tombol "Cleanup", bukan berarti ini adalah software optimizer seperti yang sering ada di WinXP. "Cleanup" ini akan meng-uninstall program-program yang dianggapnya tidak lagi diperlukan. Karena tidak baca dengan teliti, saya sempat tertipu dan kehilangan beberapa program yang sudah terinstall. = ='

Jumat, 05 Juni 2009

.: DETAIL APLIKASI :.

Berikut daftar aplikasi yang terdapat pada EMOOS :

  • VLC Media Player : digunakan untuk memutar segala bentuk format video. VLC media player adalah sebuah media player open source, didistribusikan dibawah GNU General Public License. VLC adalah sebuah multimedia player yang cukup bagus yang mendukung banyak codec video dan audio, begitu juga mendukung banyak format file seperti DVD, VCD dan bermacam protokol streaming. Mampu berfungsi mengalirkan data melalui jaringan dan mengkonversi file multimedia dan menyimpannya dalam beragam format
  • Hydrogen : sebuah aplikasi simulasi drum yang biasa digunakan untuk memvisualisasikan pecinta musik khususnya drummer.
  • PiTiVi : aplikasi ini digunaan untuk mengedit audio dan video untuk linux.aplikasi ini sama dengan moviemaker pada windows
  • MIXXX: aplikasi ini digunakan untuk meremix musik jadi anda dapat membuat house music.
  • Audacious : aplikasi yang digunakan untuk menjalankan musik pada linux.
Berikut merupakan tampilan dari EmoOS :

Gambar 1.2 Tampilan Desktop EMoOS


Gambar 1.3 Tampilan Instalasi EMoOS

Kesimpulan

EMoOS mengutamakan kemudahan dalam pengaksesan musik dan media player. Karena itu sangat competable digunakan bagi para pecinta musik. Namun tidak menutup kemungkinan untuk digunakan bagi orang awam lainnya. Orang yang tidak menyukai musik akan dimanjakan dengan hadirnya desain yang menarik dengan tema Emo.

Emo.

Jumat, 10 Juni 2005

di balik kabar itu. .

Hari ini, bertempat di basecamp 8IOS(aula asrama ITS) 8IOS sibuk dengan ditro buatan mereka masing-masing yang rencananya akan diluncurkan besok pada tanggal 5 Juni 2009. Terutama kelompok kami yang terpaksa hari ini mengulang kembali pengerjaan EMoOS karena terjadi kesalahan pada prosesnya. Suasana semakin memanas ketika data-data dari semua hasil EMoOS terbawa oleh salah satu anggota kelompok kami. Namun semua ini tidak menyurutkan semangat kami. Kami saling membantu dan berbagi tugas. Dan.. di sela-sela itu rupanya salah satu pelopor EMoOS sedang. .(entah apa yang dilakukannya).


Oooo,,, apa yang dilakukannya?? Ternyata narsis juga ya satu-satunya developer handal kita ini. .Kami tak menyangka(hhahaha)
peace ...^^




Dan sekitar habis sholat jumat anak-anak di hebohkan dengan kabar berita yang belum jelas kebenarannya. Sekilas kami senang, namun setelah di pikir-pikir "alah paling itu hanya sebuah issue". Namun demi mengetahui kebenaran kabar berita tersebut, kami menghubungi salah satu asprak. Dan ternyata kabar tersebut benar!!! HOreeee... teriak teman-teman seisi aula tersebut. Kabar berita itu adalah bahwa demo Final Project Remastering Distro Linux Ubuntu di undur menjadi tanggal 18 Juni 2009. Setelah mendengar kabar bahwa demo Final Project Remastering diundur, maka nampaknya suasana aula asrama berubah seketika. Yah,,, kira-kira seperti inilah gambaran yang dapat kami liput (alah sok formal)...

motto kami : "semangkok mie instan lebih berharga dari pada sebuah laptop"

Entah ke mana perginya para pemilik laptop-laptop itu. .

ehm, benar-benar nikmat (maklum semenjak FP, makan jadi terabaikan)

EMoOS. . the best!!!